Pagi harinya… Renata terbangun dengan rasa nyeri di bagian bawah tubuhnya dan rasa ngilu di seluruh tubuhnya. Sendirian. Gustav sudah tak ada di sampingnya. Pergi ke mana pria tersebut? Kemarin malam… Akhirnya mereka berdua melakukannya, entah berapa kali atau ronde, terserahlah… Tapi Renata melepaskan semuanya kemarin malam. Semua rasa minder, tak percaya diri, perasaan terbuang, semua perasaan-perasaan negative tersebut…. Hilang saat tubuh mereka berdua melebur menjadi satu dalam rangkaian sesi bercinta yang sangat intens. Ughhh… Parahnya lagi, ia-lah yang memohon Gustav untuk melakukannya dan bukan atas paksaan pria tersebut kepada dirinya. Duh! Ia malu sekali… “Buongiorno, Signora…” Kepala Renata sontak menoleh ketika ia melihat siapa yang menyapanya pagi itu. Martha yang kin

