Kehamilan Tiara sudah melewati trimester pertama. Sedikit demi sedikit wanita itu sudah bisa makan. Saat melihat nasi juga sudah tidak jijik lagi. Raka tentu saja sangat senang. Dia berjanji, apapun yang diinginkan oleh Tiara akan dipenuhi. "Pengen makan apa? Ayo bilang?" Tiara mengerucutkan bibirnya. Belum ada setengah jam setelah terakhir ia makan tiga iris buah apel. Kini suaminya itu sudah menyuruhnya makan lagi. Lagipula ini sudah malam, sudah waktunya mengistirahatkan diri. Bukan malah mau makan lagi. Mereka bahkan sudah berada di atas tempat tidur dan Raka masih saja menyuruhnya makan. "Nggak pengen apa-apa." jawabnya jujur karena dia memang masih kenyang. Raka mengusap perut Tiara yang baru sedikit membuncit. Meski sudah bisa makan, tapi berat badan Tiara belum naik signifikan.

