pada pagi hari arlina dan assisten alea sudah bersiap-siap
klotak..klotak.klotak
memasuki mobil dan berangkat menuju kantor
Shinwa grub dan terburu -buru
di dalam mobil arlina berkata
"alea apa kau pernah bertemu dengan pemilik Hansen"??
"tidak nona karena pemimpin Hansen sekarang sudah berpindah tanggan kepada putra pertama tuan Hansen !" jwb alea kepada nona arlina
"ahh baiklah semoga pihak Hansen mau berkerja sama karena kabar angin grub Hansen sangat susah di ajak kerja sama"
tak terasa mereka sudah sampai di parkiran mobil grub Shinwa
Mereka turun dan lalu berjalan meju lobi kantor Shinwa grub
dan ya Shinwa grub dan Hansen adalah sebuah perusahaan yang di satu bidang sama-sama di impor expor
dan bedanya Shinwa hanya menguasai asia saja sedangkan Hansen Asia eropa
dan setela mereka memasuki lobi sampai lah di ruang rapat
Mereka saling berjabat tangan
"hai nona saya Arga ketua sekaligus CEO hansen" arlina pun terkejut
"hai tuan saya arlina CEO dri Shinwa grub" jawab arlina sambil berjabat tangan
setela mereka berbincang dan tanda tangan kontrak mereka berdua pun mengbrol
"ah nona arlina mau kah anda makan malam bersama ku nanti malam??" tanya Arga kepada arlina
"baik tuan Arga sekalian kita membahas kerja sama proyek kita " jawab arlina
"baik nona kita ketemu di cafe xxx saja jam 7 malam"?! ucapnya Arga kepada arlina
"ok tuan Arga sampai jumpa"
terimakasih
Arga pun pergi lalu arlina dan alea pun kembali ke ruangan kerja dan mereka juga pergi untuk makan siang
karena waktu sudah menunjukkan pukul 12:00
"alea aku sangat lapar "sambil wajah memelas mengharapkan alea memberinya makan
"aissss nona bisakah wajahmu tidak seperti itu baiklah aku akan membuatkan hidangan untukmu" jawab alea
di sisi lain tuan Arga entah tersenyum sendiri di dalam mobilnya
"hai Arga kenapa kau "sambil menempelkan telapak tangan di dahi Arga
dan Arga pun berkata "entahlah wanita itu sangat menarik "jawab Arga
"ku kira kau kesambet hantu di siang bolong "
"tpi memang sih nona arlina sangat cantik.imut dan menawan"
"tapi lebih suka alea dingin dan tegas"sambil terkekeh
si Arga pun menoleh kepada sahabatnya yang sekaligus assistennya itu sambil menggelengkan kepalanya
"ckckckckc ku kira kau tidak akan jatuh hati kepada wanita " ejek si Arga kepada aries
setelah mereka saling tertawa sampailah mereka di kantor
"hee aries aku lapar kita ke kantin bagaimana" tanyanya pada aries
"ok kita makan perutku juga keroncongan ni" jawab si Aris
sempainya di kantin kantor mereka mengambil piring.nasi.dan lauk dan mereka menyantap nya
dan ya para bawahan pun menatap mereka berdua ya karena mereka hampir sama sekali makan dikantin kantor
tapi mereka tidak peduli namanya sudah lapar ya mau bagaimana lagi ya kan
yang mereka tau perut kenyang
Aris menolehkan kepalanya saat mereka menyantap makanannya
"ada apa kalian serius sekali melihat kita makan di kantin" ?
para karyawan pun lanjut melahap makanan tersebut
setelah makan mereka kembali berkerja
dan sampailah di ruanga kebesaran si Arga
dan mereka sibuk dengan kerjanya hingga waktu menunjukkan 16:30
"eh ga udah waktunya pulang yuk katanya kamu ada janji Ama nona arlina??"
"oh iya ya udah kita pulang"jawabnya
berjalanlah mereka ke parkiran mobil
masuklah mereka ke dalam mobil
"ris kamu nyetir ya aku capek ni" seru Arga
"ok tapi ada syaratnya nya " sambil masuk dalam mobil
ceklek...duak
"apa kamu minta apa "tanyanya kepada Aries
"hmmm bisa mintakan nomer nona alea gak ke nona arlina" jawab si aries
Arga pun melongo dan membulatkan mata
kaget saat temannya itu yang susah sekali untuk jatuh hati
"ok aku coba ya " jawab Arga
berjalanlah mereka sampai di villa Arga pun