Hening. Bu Rinda tampak tegar menghadapi hari ini. Ia berusaha untuk tetap tenang meski sebenarnya tegang. Bu Rinda baru saja memberitahu kepada Winda kalau mereka harus pindah rumah. Tak tanggung-tanggung, mereka pindah ke area yang cukup jauh dari rumah yang sekarang. Masalah keuangan jadi alasan untuk itu. “Aku bisa mengerti kok ma. Kalau soal pindah gak masalah, tapi rumah ini peninggalan papa. Anin pasti marah besar kali ini.”ucap Winda. Rumah itu rencananya akan dijual. Tentu saja untuk biaya kuliah Winda dan Anin. Sebentar lagi Anin akan lulus SMA. Rinda pasti akan kesulitan untuk membiayai kuliah kedua putrinya itu. Ia hanya berserah pada kenyataan yang ada. Tinggal di rumah ini gak bakal bikin mereka kaya. Mereka harus pindah agar punya uang yang banyak. Anin datang dengan ek

