Tak terasa waktu terus berjalan. Keadaan masih sama, Hasta dan Tama belum baikan. Tama bahkan mendapat banyak tawaran untuk bernyanyi dari kafe ke kafe. Ia mendapat banyak pujian dari sekolah. Hingga sampai ujian akhir semester, semua masih sama. Sama seperti kebiasaan pada umumnya, pengumuman untuk juara umum dilakukan di lapangan. Dan secara mengejutkan, Hasta dan Bunga tidak ada dalam kategori itu. Debby berhasil mengambil juara 1 umum. Satu kelas tahu bahwa itu adalah hal lazim yang akan terjadi. Hasta dan Bunga sudah menunjukkan tanda-tanda penurunan prestasi sejak mereka mulai pacaran. “Lo gak apa-apa kan? Ranking doang kok. Buat apa dipikirin.”seru Bunga cuek. Dia merespon reaksi Hasta yang terdiam setelah mengetahui bahwa ia tak masuk dalam kategori juara umum. Apa yang harus ia

