Sea - 31

1981 Kata

Jinan menangis sesunggukan di dalam kamarnya bersama Randu. Hatinya terasa sangat perih kala mengingat sang suami tadi yang membela wanita lain daripada dirinya—istrinya sendiri. Dan Randu juga membentaknya dengan suaranya yang begitu kencang. Pria itu bahkan tak tahu apapun yang terjadi antara dirinya dan Anita. Namun, ia malah mudah termakan oleh omongan bohong yang keluar dari mulut Anita. Dulu, memang Randu selalu memarahinya dengan alasan-alasan yang macam-macam, sedangkan hari ini … Randu memarahinya karena seorang wanita.  Wanita ular itu menyalahkan dirinya atas apa yang terjadi. Padahal, wanita itu duluan lah yang mencari masalah dengan dirinya. Jinan sudah memperingati, namun dia tetap saja tak mau diam. Alhasil, karena kesabarannya habis dan juga ia tak suka jika mendengar kedu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN