Sea - 29

1957 Kata

Randu menatap sang istri yang tengah serius membacakan sebuah dongeng kepada Cantika. Malam ini, akhirnya ia mengalah kepada keponakannya itu. Gadis kecil itu merengek menangis karena tak mau ditinggalkan oleh Jinan. Alhasil, ia pun jadi ikut tidur bersama dirinya. "Cantika kalau tidur di sini nanti kamar kamu kosong nggak ada yang nempatin," ucap Randu. Cantika langsung menoleh dan menatap pamannya dengan kening yang mengerut dalam. "Emangnya kenapa, Pa'ade?" tanya Cantika penasaran. Jinan yang tadinya tengah membacakan dongeng untuk Cantika langsung menghentikannya sejenak. Ia menatap sang suami dengan tatapan lesu. "Kamu ini katanya mau cepet-cepet bikin Cantika tidur, tapi kenapa malah diganggu lagi, sih?!" geramnya dengan kesal. "Udah tau tadi dia hampir aja tidur," lanjutnya. Ran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN