BAB 69

1239 Kata

Seorang wanita tengah berdiri menatap kaca. Rasa kecewa dan cemburu yang dia alami tadi kini beralih dengan perasaan gembira. Awalnya dia sedih saat melihat dua garis biru pada sebuah alat kecil yang ia celupkan ke dalam air urin. Setelah memikirkan sebuah cara, barulah dia merasa bersemangat dan gembira. "Aku tidur bersamanya saat itu tanpa sebuah pengaman. Hanya dengan cara ini kalian akan berpisah. Lalu aku yang akan memenangkan hatinya!" Tatapannya sangat tajam. Api kemarahan sangat terpancar dan kali ini seolah tidak ada lagi ampunan untuk gadis yang berani merebut tunangannya. Akan ia hancurkan hati gadis itu berkeping-keping. "Percayalah Lusi. Kau yang akan menang. Tidak ada di dunia ini yang tidak bisa kamu dapatkan." Lusi memukul tembok. Lusi membuat rencana agar esok hari, d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN