BAB 57

1797 Kata

Siang ini, seorang gadis manis tengah berlari ke pelukan pria yang sudah terlihat paruh baya. Bergelayut manja pada ayahnya yang baru saja pulang. "Tumben pulang cepat, Dad?" tanyanya karena hari masih sangat siang. "Hari ini daddy tidak banyak pekerjaan. Ingin banyak beristirahat di rumah juga. Bagaimana hari-harimu setelah bertunangan. Apa menyenangkan?" tanya ayahnya yang sudah mengabulkan keinginan sang gadis. "Tidak, Dad. Dia menghindariku dan malah mengejar gadis lain," keluhnya sambil menyilangkan tangan di depan d**a. "Siapa yang dia kejar?" Ayahnya keheranan. Kurang apa putrinya. Cantik iya, cerdas iya, bertubuh sexy iya, kaya raya juga iya. "Siapa lagi kalau bukan anak pewaris Dayo grup," jawabnya dengan api kemarahan yang membara. "Apa kau tidak bisa menangani hal kecil se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN