Bibir seorang gadis mengerucut. Dia tampak kesal dengan pria yang kini satu tempat tidur dengannya. Pria itu semalam membuka handuk yang menutupi bagian tubuh sang gadis. "Joehan. Aku tahu kau menipuku!" "Aku tidak menipumu. Semalam memang kita melakukan itu," sanggah Joehan yang ingin Chyntia percaya. "Katanya kalau keperawanan sudah di bobol, akan terasa sakit dan sedikit lecet. Ini aku tidak merasakannya." Chyntia memberikan analisis. "So tahu. Memangnya ia seperti itu?" Joehan mengkatai Chyntia. "Iya. Itu kata teman-temanku!" Chyntia menutup tubuhnya dengan selimut saat Joehan sedikit menjauh. "Benarkah. Ayo kita mencobanya!" Joehan mendekat lagi. Dia terlihat antusias. "Tuh, kan. Kamu bohong tadi. Dasar!" Chyntia membelakangi tubuh Joehan. Dia melirik ke arah lantai. Melihat h

