BAB 50

1667 Kata

Seorang pria tersenyum penuh kemenangan. Melihat rekannya sedang memberikan kotak spesial berisi makanan enak untuk seorang pria yang tadi sudah dengan sengaja mengambil kesempatan dalam kesempitan. Berani-beraninya mencium dan mendekatkan badan. Meski profesional dalam bekerja seharusnya tetap menjaga jarak. Dia bagaikan membangunkan macan yang sedang tidur. Maka dari itu macan yang kini sudah bangun dan memberi pelajaran. "Kau sudah melakukan perintahku, kan?" ucap Joehan pada Brian. "Sudah. Aku campurkan obat pencahar di makanan yang akan dia makan. Setelah ini pasti perutnya akan tidak baik-baik saja!" Brian ikut tersenyum. Dia sama jahilnya dengan Joehan. "Obat apa yang kalian bicarakan? Apa kau sakit, Joe?" Chyntia khawatir. Seharian Joehan mengikutinya tanpa beristirahat. Memeg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN