Darrel menekuk kedua kakinya di samping pusara sang ayah. Ekspresi wajahnya tampak sedih. Suasana siang yang seharusnya menghangatkan akibat sorotan sinar matahari yang terasa menyengat, tidak membuat niat Darrel urung melangkah menemui lelaki yang teramat sangat dia cintai itu. Lelaki yang selalu bisa mengambil keputusan yang tepat, hingga membuat siapa pun akan merasakan ketenangan saat meminta pendapatnya atau sekedar menjadikannya tempat berkeluh kesah. Seharusnya siang ini Darrel di rumah. Turut membantu Dahlia dan kedua adiknya mengepak barang yang akan dibawa kembali ke rumah peninggalan sang ayah. Namun tidak. Setelah acara lamaran yang akhirnya disetujui bahwa Yumna akan menikah enam bulan dari sekarang ebrlangsung tadi pagi, Darrel enggan berada di

