BAB 88

1543 Kata

               “Kamu serius?” tanya Yuna yang tampak kaget denga napa yang dikatakan Farel tentanng pembicaraannya bersama Dahlia di pasar. Farel mengangguk cepat, senyumannya mengembang yang membuat Yumna semakin bahagia mendengarnya. Walau pun Dahlia belum bisa menerimanya seutuhnya, tapi tak apa, baginya yang penting kebahagiaan Darrel bersama Naya. Dia benar-benar tidak menyangka akan mendapat kabar itu di sore yang mendung. Belum hujan, namun awan gelap sudah membendung langit sore saat itu.                 Darrel sendiri pergi entah ke mana. Sejak sehabis ashar, dia sudah menghilang. Bahkan Maya sendiri tampak uring-uringan sejak tadi menjadi suaminya itu. Sedangkan Dahlia, wanita itu sudah sejak siang pergi ke pengajian, membantu salah satu tetangga yang mengadakan pengajian di rum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN