Rianto benar-benar tidak percaya mendapati wajah yang sama yang kini berdiri di hadapannya. Pagi yang cerah yang seharusnya penuh senyuman, kini dibanjiri air mata saat Yoga hadir berniat mampir untuk sekedar menyapa sebelum pergi bekerja. Yoga sendiri pun tidak menyangka bahwa hari ini, dia akan bertemu lelaki paling dicintai Naya selama hidupnya. Semula, Yoga berpikir Naya sudah tidak punya seorang ayah, atau malah ayahnya tidak lagi tinggal bersamanya karena perceraian atau pun karena tidak peduli padanya dan istrinya. Ternyata dugaannya salah. Rianto ada di hadapannya, menyentuh kedua pipinya dengan air mata yang terus saja berlinang melintasi pipinya yang keriput termakan usia. Rianto sendiri benar-benar masih menganggap semua ini mim

