Asty menuruni angkutan umum yang baru saja berhenti di depan pasar tradisional. Berlari kecil memasuki pasar yang tampak ramai dengan pengunjung, lantas mendekati salah satu tukang penjual ayam. Seperti biasa, Asty mulai menawar ayam yang ingin dia beli, memintanya memotong bagian-bagian ayam sesuai yang dia inginkan, lantas membayarkannya. Asty mengambil potongan ayam yang sudah dimasukkan sang penjual ke dalam plastik kecil, lantas melangkah mendekati tempat jualan lain yang kali ini, adalah tukang jualan bumbu-bumbu masakan. Asty memang selalu sendirian semenjak Naya tidak bisa berjalan seperti dulu. Ada rasa lelah di wajahnya setiap kali dia harus memegang semua kantung plastik sendirian. Biasanya dia bisa berbagi dengan Naya, sekedar meringankan bebann

