Plak! Sebuah tamparan keras melayang ke pipi kanan Darrel. Darrel terdiam, tetrunduk tak ingin menatap Dahlia yang kini berdiri di hadapannya dengan tatapan tajam menjurus padanya. Yumna dan Farel terlihat berdiri di dekat pintu kamar, kaget, lantas Yumna berniat mendekat, namun dengan cepat ditahan Farel yang langsung menarik tangannya dan menggelengkan kepala saat Yumna mengarahkan pandangan ke arahnya. Yumna tahu, tidak sepantasnya dia mendekat dan membela Darrel. Pembelaannya hanya akan membuat situasi semakin runyam. Dahlia tidak akan pernah menerima pembelaannya, dan bahkan bisa jadi akan berakibat fatal untuk Darrel yang lagi-lagi harus menerima semua hukuman, atas sikap pembelaannya terhadap Yumna dulu. “Lancang ka

