Yumna mengetuk pintu kamar Darrel yang terbuka sedikit. Secangkir kopi dia bawa di tangannya, melangkah masuk saat terdengar suara Darrel berseru dari dalam memintanya masuk. Pagi ini, Dahlia tidak ada di rumah. Sejak pagi tadi bersama Farel, keduanya pergi berbelanja sekaligus melihat pabrik peninggalan sang suami yang kini dikelola oleh orang terpercayanya. Semula dia meminta Darrel untuk melihat bersama Farel, namun Darrel menolak dengan alasan, dia malas ke luar hari ini. Padahal sebenarnya, Darrel sendiri sedang menyusul perlengkapan untuk kabur secepatnya dari cengkraman Dahlia yang semakin lama semakin menyesakkan baginya. Yumna melihat sang kakak di sana, berdiri di depan lemari pakaian, dan mengambil beberapa pakaian lantas dia bawa ke tas ransel ya

