50. S2 - Kau Masih Perawan?

1019 Kata

Mendengar ucapan Gregory membuat manik mata Dilara terbelalak. Lehernya terasa tercekat dan terasa kering, bahkan seteguk ludah untuk membasahi lehernya pun tidak ada. "Ti-tidur de-denganmu?" tanyanya terbata. Ia tidak menyangka akan mendapat tantangan seperti itu dari pria yang sangat ia inginkan itu. "Ya." Gregory mengangguk mantap, "Bukankah kau bilang kalau kau menjaga mahkotamu dengan baik? Jadi aku rasa, kau tidak perlu takut," imbuhnya. Sebenarnya bukan karena ingin memastikan kesucian Dilara, melainkan hal lain. Ia takut Dilara sengaja mendekatinya karena memiliki niat terselubung. Misalnya seperti balas dendam, suruhan orang lain, atau apa pun yang bisa mencelakakannya. Jadi, ia berusaha memasang perisai sebelum hal buruk terjadi. Namun sayangnya, bukan itu yang membuat Dilar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN