16. Lebih Nikmat Jika Melenguh

1220 Kata

"Kau? Apa kalian sudah mencoba membuat cicit untuk kakek?" tanya Arash berbinar. Mendengar ucapan cucunya membuatnya sangat bersemangat. Apalagi, akhir-akhir ini kondisi kesehatannya sering sekali menurun. Jadi, ia ingin mendengar kabar baik secepatnya agar bisa dijadikan sebagai penyemangat. "Sudah dong, Kek. Sejak semalam sampai sesiang ini, Serkan dan Guzel sudah berusaha keras membuat cicit untuk Kakek." Serkan menyekungkan telapak tangannya di pipi, "Sudah lima kali percobaan. Mudah-mudahan bisa cepat jadi," imbuhnya berbisik sambil mengulas senyum. Ternyata di balik sikap dingin dan mulut pedas yang selalu ditunjukkan, Serkan memiliki sifat ceplas-ceplos. Akan tetapi, ia hanya menunjukkan sisi ini pada orang-orang tertentu saja yang ia anggap keluarga atau seseorang yang ia anggap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN