Hari ini aku akan ke rumah ibu, bagaimanapun juga Nara dan bayi dalam kandunganku ini adalah cucunya. Beruntung kehamilan kedua ini aku merasa sehat sekali. Jika diingat sekitar sebulan lalu aku masih harus menggendong Nara yang sakit. Baby pintar, sehat terus ya di dalam sana sampai ketemu Bubun dan Kakak Nara. Aku sudah merapikan semua kebutuhan anakku. Hari ini akan di antar Pak Ahyat, sopir baru pilihan papi. Pagi ini Nay sudah sibuk sarapan bersama Mbok Yah dan Ani. Anakku makan nasi goreng dengan telur mata sapi kesukaannya. Aku duduk di samping Nara, s**u untuk ibu hamil sudah tersedia, pasti Mbok yang buat. "Bubun kita ke rumah Eya (Ng) ketemu Yayah?" Aku menggeleng. "Nak, Yayah Nay, udah di surga." "Kenapa Yayah ke sulga? Ke tempat Allah?" Aku mengangguk. "Karena ayah ora

