Ke-36

1434 Kata

**Bumi POV** . . . "Gue enggak ngerti deh maunya Intan. Acara gosip kita dapat kritik gara-gara lebih memilih menggembar-gemborkan gosip perselingkuhan sementara orang lain banyak memberitakan duka cita berpulangnya artis senior," sejak tadi Kanaya ungkap semua kekesalannya. "Argh! Gila?" "Kita pecat aja yuk." Aku mengajak Kanaya dan buat tatapannya melotot. "Lo gila?! Belum tiga bulan udah ganti direktur kreatif lagi?" Bukan cuma Kanaya yang gila. Aku juga sama gilanya saat ini. Intan sialan, dia rusak episode di sitkom yang jadi andalah SDTV. Setelah Reres tak lagi memegang jabatan dan keluar aku tentu harus mengisi kekosongan jabatan, juga segala hal yang biasa di kerjakan Reres kini menjadi tanggung jawabnya. Aku harusnya membiarkan Reres menyelesaikan cerita itu. Hanya saja ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN