Aku dalam perjalan pulang rasanya enggak sekali sebenarnya. Rumah jadi buat aku pusing dan tertekan. Aku tak ingin bertemu Saga dia pasti akan memintaku untuk melakukan test lagi. Meski aku enggan pulang, aku tetap melajukan mobil menuju rumah dan kini telah sampai di depan pagar rumahku. Tepat saat mobilku terhenti pagar terbuka. Aku tau Saga telah menungguku sejak tadi. Aku bisa melihat Saga yang tersenyum tapi, aku malah jadi malas menanggapi. Segera aku memarkirkan mobil milikku lalu segera turun dan melangkah mendahului Saga. Aku segera masuk ke dalam lalu bergegas membersihkan diri. Aku juga tak mencium tangan Saga tadi ketika pulang. Setelah mandi aku bisa melihat suamiku yang duduk di tempat tidur. ak menghampiri lalu mencium tangan Saga. Setelahnya aku memilih rebah di tempat tid

