Ke-20

1324 Kata

Setelah perdebatan dengan Mas Bumi pagi tadi. Siang ini aku telah kembali melakukan pekerjaan. Masih ada perencanaan yang harus aku lakukan setelah segala kesibukan pergantian tahun. Jujur aku merasa kecewa dengan apa yang dikatakan Mas Bumi tadi. Aku pikir Mas Bumi berbeda, nyatanya sama saja. Tetap prioritasnya uang. Memang sulit sekali jika uang yang sudah jadi patokan. Aku kini duduk dan memainkan pena di tangan entah sudah berapa lama sejak makan siang tadi. Kini aku berpikir tentang konsep apalagi yang bisa ditampilkan. Yang jelas saat ini aku masih ingin mempermasalahkan web berita online milik perusahaan. Meski aku katakan terserah Mas Bumi tetap saja, ini mengganggu pikiran ku. Iya aku mungkin idealis, tapi, bukannya dulu Mas Bumi yang selalu katakan on track, sesuai konsep, vis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN