Saga telah selesai mandi kami kini berada di kamar Nara. Karena Nara tidur bersama kami berdua maka kamar Nara ini sering menjadi sarang dari kedua orang tuanya. Cuaca cukup panas, sampai aku memasang AC di kamar kami dan kamar ini 22 derajat. Tapi, aku yakin aku akan tetap kepanasan malam ini. Saya keluar dari kamar mandi, Shirtless pula. Setelah jatuh dari tangga tadi ia istirahat dulu lalu makan malam. Sudah pasti tenaganya pulih kembali kini. Saga kini duduk di sampingku, kami saling lirik dan dia sekarang malah kedip kedip, lalu menciumi bahuku, sambil gigit-gigit manja. "Ayo Bee," ajaknya dengan suara yang berat "Kemana?" tanyaku pura-pura tak mengerti. Saga membecik, gemes banget punya suami enggak tua-tua tingkahnya kalau minta jatah. Lalu persekian detik bibir kami bertemu,

