Chapter 7

1946 Kata

Sekitar sepuluh menit kemudian terdengar suara mobil yang datang. “Ma ... Om Arie datang, tuh ...!” Suara teriakan Tania memanggil mamanya menyadarkan Hendra dari rasa penyesalannya. Dilihatnya seorang laki-laki gagah yang bersama Tiara kemarin di acara reuni, turun dari mobil mewahnya bersama anak kecil laki-laki. “Oh, Tiara sedang menunggu laki-laki ini ternyata, apakah mereka punya hubungan spesial?” pikir Hendra dengan hati yang tiba-tiba terbakar cemburu seperti kemarin. Tiara langsung keluar dari kamarnya, menyambut teman prianya itu dengan wajah cantik berseri-seri. Arie dan putranya sudah berdiri di depan pintu masuk ketika tiba-tiba Hendra berdiri dari duduknya. “Ada tamu rupanya. Papa permisi dulu aja ya, Nia! Terima kasih sudah mau menemui papa,” ucap Hendra kepada putrinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN