Chapter 9

1997 Kata

Part 15 Dilamar Duda Tampan Hari Sabtu sore, Arie menepati janjinya untuk datang mengunjungi Tiara. Dia berdua dengan putranya. “Asyik ... ada Nicho datang juga!” Tania berseru senang begitu membukakan pintu. Tiara yang sedang di ruangan tengah langsung menoleh ke arah pintu masuk yang tidak begitu jauh dari tempatnya berdiri. Segera Tiara menghampiri Arie yang baru masuk bersama putranya. Tania yang berdiri di depan pintu langsung menyalami Arie, lalu beralih menggandeng tangan Nicho ke kursi tamu. “Hai Nicho ... apa kabar, Sayang?” Tiara menyapa Nicho sambil menyalaminya. “Baik, Tante.” Nicho menjawab sambil mencium punggung tangan Tiara. Dielusnya kepala putranya Arie itu dengan lembut. Tiara lalu menghampiri pria yang sudah seminggu ini selalu menghiasi angan-angannya dengan jan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN