"Danis!" suara cempreng memanggil nama seorang cowok tersebut. Siapa lagi kalau bukan Aniya. Masih ingat, kan? "Kenapa, Ya?" sahut Danis. Lelaki jangkung dengan jambul andalannya itu menoleh. "Lo tahu nggak, kemana Adela sama Melody? Melody hampir dua minggu nggak masuk, sedangkan Adela udah mau seminggu nggak masuk. Kemana sih mereka," gumam Aniya. "Nah, iya. Gua juga nggak denger kabar mereka berdua belakangan ini, gua chat mereka juga nggak ada yang balas sama sekali. Masih centang satu." Danis mengecek ponselnya. "Kok perasaan gua nggak enak gini, ya." "Makanya nggak usah pake perasaan," sahut Danis. "Gua serius, Danis! Gua takut terjadi sesuatu sama mereka." "Mereka udah gede, pasti baik-baik aja." "Kalau baik-baik aja, mana mungkin mereka nggak masuk lama seperti ini. Seengga

