Pagi Melody disambut dengan suara bising dari arah luar. Suara para lelaki yang Melody sendiri tidak tahu siapa. Gadis itu merapikan rambutnya, lalu kemudian menuruni tangga untuk melihat siapa tamu tidak tahu diri itu. Gadis itu melihat dari atas tangga, ternyata Geng Elang beserta Danis dan Aniya ada di sana. Dari banyaknya orang, hanya Mahesa yang menyadari kehadiran Melody di atas tangga kamarnya. "Turun kali, jangan liatin doang," ujar Mahesa membuat semuanya menoleh kepada Melody. "Berisik banget tau nggak kalian, ganggu orang tidur aja." "Yaelah Mel, udah jam berapa tuh liat. Bangun siang nanti rejekinya dipatok ayam loh." "Bodoamat. Lain kali kalau mau bertamu itu siang kek, jangan pagi-pagi buta kayak gini." Mahesa dan yang lainnya tersentak, tumben sekali Melody semarah itu

