Feliks sedikit lagi akan berhasil mendapatkan buruannya. Tapi kemudian rupanya buruan miliknya itu terlepas begitu saja. padahal luka yang Feliks torehkan lumayan dalam meskipun memang tidak berada dalam titik yang vital. “Ah sial! Apa kemampuan berburuku sudah semakin tumpul?!” keluhan Feliks terdengar. Membuat Zero mendekat dan menepuk bahu sang Kaisar muda. “Masih ada banyak buruan yang lain Yang Mulia. Bagaimana kalau sekarang kita kembali ketempat Yang Mulia permaisuri?” “Kurasa kita memang sudah terlalu lama meninggalkan dia. Baiklah ayo kita kem—” “Yang Mulia!” Feliks memutar kudanya kebelakang dan mendapati sosok Gavin yang berdiri tak jauh dari sana dengan busur panahnya. Entah mengapa Gavin sendirian ditempat ini. “Gavin? Kau sudah dapat buruan?” “Aku hampir mendapatkan

