Pagi buta, aku bersama Gavin menuju ke istana. Hanya saja Gavin melakukan penyeludupan terhadap keberadaanku dengan sangat hati-hati tanpa membuat kegaduhan ataupun menyadari bahwa dirinya membawaku ikut serta tanpa diketahui oleh siapapun. Termasuk Ibu Suri, Permaisuri bahkan Kaisar. Meski lingkup didalam istana sangatlah luas, namun tidak menutup kemungkinan aka nada moment dimana aku harus siap identitasku akan terbongkar. Tapi… justru karena untuk itulah aku mempersiapkan segalanya. Untuk ini. Aku tidak akan menyesal sedikitpun walau akan ada sebuah kesalahan terjadi dalam sepak terjangku memperjuangkan hidup. Asalkan sepadan saja dengan pengorbanan yang aku lakukan. Aku harus melihat dengan mata kepalaku sendiri akhir daripada penantianku selama ini. Hanya dengan keberadaanku yang

