awalmula

1115 Kata
Bellona marley Barrett gadis cantik yang memiliki kulit yang putih seputih s**u juga tubuh yang indah bak gitar spanyol menjadi primadona kampus "Lonaa"panggil salah seorang temannya alluna yang datang bersama dengan maili juga leena "Hai"sapa lona ceria "Kita jadi kan hangaout nanti" ucap maili "Tentu" ucap lona, leena dan alluna bersama, mereka pun berjalan ke arah kelas mereka Setelah kelas selesai mereka lanjut hangaout ke cafe dekat kampus saja "Gue bosen deh gini-gini aja"ucap lona "Bosen kenapa lona"ucap alluna sambil memakan satu potong kentang "Iya bosen kenapa na?"tanya maili "Lo mau cari kesenangan apa?"tanya leena "Gue mau cari cowok deh kayanya" "Loh kan udah ada galen" "Iya terima aja tuh cintanya si galen " "Dih ogah banget gue ama buaya cap kadal kaya gitu" "Dah yuk balik dah sore nih" ucap maili, mereka pun segera pulang ke rumah masing-masing "Mamaa lona pulang, mama dimana kok nggak keliatan"lona berjalan ke arah dapur "mbok mama mana?"tanya lona ketika bertemu dengan asisten rumah mereka yang sudah lama bekerja di keluarga ini mbok jarmi ini sudah tak memiliki keluarga beliau hidup sebatang kara dan memutuskan untuk berbakti kepada keluarga Barrett sebenarnya tidak sebatang kara karena beliau masih memiliki anak tetapi tidak tau dimana keberadaannya mereka terpisah karena anaknya itu di bawa pergi oleh mantan suaminya "Tadi nyonya pergi non dengan tuan "ucap mbok jarmi "O oke" "Non mau makan"tawar mbok jarmi Enggak mbok aku udah makan kok lona mau kekamar dulu ya mbok"pamit lona Lona meletakkan tasnya di meja belajarnya dan merebahkan tubuhnya di atas kasurnya rasanya sangat lelah TOK TOK TOK .... pintu kamar lona terdengar ada yang mengetuk CEKLEK....karena pintu yang memang tidak di kunci orang tersebut langsung masuk saja "Lona sayang bangun, kok tidur jam segini seharusnya ganti baju dulu dong "ucap Mama bella, Bella aster Barrett mama dari lona"sayang bangun dulu kamu mandi gih udah sore "Emm...iya ma bentar lagi ya lona masih ngantuk" ucap lona dan melanjutkan tidurnya "Lona sayang ayo bangun dulu mandi setelah itu siap-siap "ucap mama bella "Siap-siap kemana ma?" "Kita dinner di luar, papa juga udah pulang nanti berangkatnya bareng" "Dinner?ah lona males ma mending mama aja sama papa yang dinner berdua ya"ucap lona malas karena dia saat ini benar-benar lelah "Lona masa kamu nggak mau sih dinner sama mama papa"ucap mama bella terdengar sedih "Enggak, iya lona siap-siap dulu ya mama keluar ya"ucap lona akhirnya pasrah saja karena mamanya pasti akan mengeluarkan jurus andalannya ketika membujuknya dan lona tidak akan mampu untuk menolaknya "Oke, mama keluar itu dress kamu ya di pakek sayang"ucap mama bella lalu keluar dari kamar Hufff...dengan malas lona masuk ke dalam kamar mandi yang awalnya ingin berendam jadi harus dia urungkan karena waktu yang sudah tidak akan cukup jika harus berendam terlebih dahulu, keluar dari kamar mandi lona langsung memoles wajah cantiknya dengan mak up tipis dan memakai dress yang sudah diberikan mamanya tadi setelah selesai lona memastikan kembali penampilannya apakah sudah sempurna"emm bagus juga pilihan mama, dressnya cantik"ucap lona menvukai dress berwarna cantik" ucap lona menyukai dress berwarna merah maroon dengan panjang selutut tanpa lengan begitu terlihat cantik indah dan melekat sempurna di tubuh lona Lona turun ke bawah yang ternyata sudah di tunggu papa dan mamanya "Lona sayang ayo sudah siap"tanya papa carlos, papa dari lona carlos rionad Barrett "Iya pa ma yuk"ucap lona Mereka pun segera berangkat dengan lona yang ada dikursi belakang "Ma lona suka dressnya cantik"ucap lona masih kagum dengan dress yang ia kenakan "Suka bangetnya"tanya mama bella "Iya banget"ucap lona "pilihan mama memang selalu bagus"ucap lona lagi "Itu bukan pilihan mama sayang"ucap mama bella "Loh terus pilihan siapa ma?"tanya lona bingung jika bukan pilihan mamanya lalu pilihan siapa, papanya tidak mungkin papanya tidak mengerti soal fashion wanita apalagi dress kekinian gadis seperti ini Nanti juga tau ucap mama bella, lona juga sudah tak bertanya lagi Setelah sampai mereka langsung turun menuju tempat pemesanan "Kok naik pa ma ngapain?"tanya lona bingung biasanya jika hanya ingin dinner biasa mereka pun hanya memesan meja yang di bawah kalau di atas berarti di ruangan khusus "Iya makannya di atas sama sahabat papa mama"ucap papa carlos, lona hanya mangguk-. mangguk saja mendengarnya CEKLEK... "Hallo sudah lama menunggu"sapa papa carlos yang langsung saling bersalaman dengan seorang laki-laki yang mungkin seumuran dengan papanya itu begitu juga mama yang langsung bersalaman dengan wanita cantik di sana mungkin umur mereka juga sama lona juga lanjut menyalami dua orang itu sebenarnya ada satu orang laki-laki dia juga bersalaman dengan orang tua lona tetapi tidak dengan lona hanya memandangnya saja kalau dilihat-lihat umurnya mungkin di atas lona sedikit atau sama ah lona tidak tau "Tidak, tidak lama ayo duduk"ucap laki-laki itu Meteka semua lalu duduk dan menikmati makan malam dengan diselingi obrolan-obrolan kecil dari para orang tua "Lona masih kuliah ya"tanya wanita itu yang lona belum tau namanya "Iya tante masih semester akhir"ucap lona menjawab seadanya lagi "Iya semoga lancarnya sayang" ucapnya "Iya tante"ucap lona "Lona suka sama dressnya?"tanya wanita itu lagi "Suka tante"ucap lona bingung kenapa dia menanyakan dressnya apa tante ini yang memilihkan kan tadi mamanya bilang bukan dia yang memilih "Bagus kalau gitu juga kelihatan cantik sekali di tubuh kamu sayang, ares yang memilih dressnya"ucap wanita itu sambil memegang pundak laki-laki di sebelahnya mungkin anaknya ya pasti anaknya kan "Oo iya "lona hanya bisa tersenyum kikuk kenapa dia yang memilih, ih menyebalkan sekali mukanya itu datar-datar banget senyum kek dikit "Sayang kenalkan ini om zander, tante Diana dan putra mereka Ares" ucap papa carlos memperkenalakan mereka, lona pun hanya mangguk-mangguk saja "Lora sayang tujuan dari dinner bersama malam ini karena ingin mempersatukan 2 keluarga dengan menjodohkan kamu dengan ares kamu mau kan?"tanya papa carlos Lona terkejut mendengarnya perjodohan hadehh "Lona sayang kamu dulu pernah bilang mau kan kalau di jodohkan, ingat?"tanya mama bella, lona memang pernah ditanya mau atau tidak jika harus di jodohkan dan lona menjawab mau-mau saja jika sesuai tipenya la ini sesuai atau tidak masalahnya ni muka datar muluk nggak bisa senyum "Emm lona mau kok"ucap lona walaupun masih kaget tapi dia harus bisa tenang ingat semua masalah pasti bisa selesai dengan tenang lagi pula sepertinya ni calon laki lona tidak setuju dengan perjodohan ini ya baguslah biar nanti dia yang membatalkan jadi lona tidak perlu bersusah payah ataupun sampai harus bertengkar dengan kedua orang tuanya "ah pintar sekali aku"pikirnya dalam hati "Bagus sekali" ucap tante diana senang "Akhirnya kita bisa jadi besan ya bel nggak sia-sia kita saling panteng-pantengan anak-anak kita dulu" "Iya aku senang sekali" ucap mama bella sangat senang "Semuanya kalau boleh ares ingin berbicara berdua dengan lona sebentar apakah boleh?"tanya ares,"mungkin dia ingin membatalkan perjodohan mereka ah bagus sesuai pemikiran "ucap lona dalam hati "Boleh ajak saja "ucap papa carlos memberikan izinnya Hallo ini masih barunya semoga suka dengan ceritanya
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN