guntur ketemu cindy

426 Kata
guntur melihat putri dengan aldo lagi mesraan dicafe choki ningko, kedua insan yang dilema asmara yang penuh dengan canda ria dan tawa. hati guntur hancur sudah melihat orang yang dia cintai, mencintai orang lain. guntur tak pernah beruntung dari dulu, orang yang dia cintai dari dulu tak pernah satu pun yang cintai balik diri nya, Tiba-tiba cindy datang melompati guntur yang dari tadi melamun dengan pandangan mata melihat dua insan yang jatuh cinta,, guntur kaget, memeriksa jantungnya "kaget gua anjirr'" lo ngpain sih buat aku jantungan, guntur masih mengusap dadaknya yang nyeri karena kaget. " g*n lo masih naksir ya ama putri mending lo nyerah deh, kayaknya aku dengar dengar mereka mau nikah, cindy mencoba menyadarkan guntur yang larut cinta tak terbalas,,. "ya berati aku gagal dong seribu persen, kata guntur dengan nada kecewa. ya gitulah kan masih ada gue buat loo guntur meski aku juga cinta yang tak terbalas oleh mu"" ha haa ha,, tawa putri pecah sehingga mengundang perhatian putri dan aldo".guntur memeluk cindy dengan ikut alur cerita yang cindy lakukan, sementara putri dan aldo cuma geleng geleng kepala,, "cindy, gua jujur suka sama elo!! lo mau jadi pacar gue, guntur memegang kedua tangan cindy yang penuh harapan berharap mau jadi pacar nya,, " cindy memeluk guntur secara reflek " putri mengusap punggung guntur dan melonjak lonjak. kenapa lo lama banget sih kasih tau aku kalau kamu suka sama aku nyebelin tau, rengek cindy manja, "maaf cindy, gua takut elo nolak gue, lagian gua ga tau lo suka gue dari dulu, mungkin gue ga pekan cindy,, " udah yang penting lo jagain hati gue jangan lo jua dengan harga murah ye, guntur tertawa dengan pelukan cindy, "ternyata pacar ku bar bar juga, kata guntur senyum senyum,, " cie pelukan lupa sama orang orang sekitar yang perhatian kalian tau,, ledek putri yang dari tadi perhatikan cindy sahabat nya baru jadian sama orang yang sering ngejar putri, hati putri merasa lega tak ada yang ganggu lagi tapi dalam hati yang terdalam ada semacam kegelisahan, putri langsung menyingkirkan semua rasa yang tak masuk akal itu, cindy tersenyum senyum terus dihadapan putri membuat putri semakin jengkel dengan sahabat nya, "lo Apa-apaan sih senyum senyum kegue, " gue tau lo udah lama suka orang yang ngejar ngejar gue cind""."ye kan dulu sekarang udah ga lagi putri, oh ya katanya elo mau ikut lusa ke Jerman gimana ceritanya putri? hm soal itu sih ok ok saja ya tunggu aldo jemput gue lusa aja""."alhamdulillah akhirnya sahabat ku nikah juga ye dapat traktiran ni ye kan putri".putri mengacak-acak rambut cindy hingga berantakan,,
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN