Faisya akhirnya memutuskan untuk kembali pulang ke rumah mereka bersama Akbar. Hubungan mereka kembali membaik sehingga tak mungkin Faisya berada di rumah kakek nenek lagi. Meskipun sudah membaik, sikap sinis dan judes Ica yang ditujukan oleh Akbar tak menghilang. Sepertinya Ica masih kesal karena melihat perhatian Akbar pada perempuan lain saat di rumah sakit dulu, tetapi Faisya sudah memberi penjelasan pada Ica kalau ia memutuskan untuk memaafkan Akbar dan memberikan suaminya itu kesempatan. Faisya ingin melihat apakah suaminya itu bisa membuktikan kata-katanya kalau dia tidak akan mengulangi kesalahan yang sama yaitu tidak pulang terlambat, tidak sering mengabaikannya dan lebih banyak waktu di rumah. Untuk beberapa hari ini, Faisya merasa kalau sikap Akbar sama seperti ketika mereka a

