Part 21 ~ Reuni

1027 Kata

"Titip salam untuk Papa dan Mamamu, ya Anggita," pamit Rama saat sampai di depan rumah Anggita, Anggita nampak mengangguk. Dua jam bagi gadis itu sangatlah singkat, ia ingin lebih lama lagi bersama Rama. Namun apalah daya, sepertinya Rama memang lelaki baik bukan berandalan yang lupa mengantarkan pulang. "Iya. Terima kasih, Kak," balas Anggita, ia menyerahkan helm Dian yang ia pinjam. Dititipkan kepada Rama agar sang pemilik tak mengomel karena meminjam helm terlalu lama, padahal yang Anggita tahu Dian sama sekali tak pernah mengendarai motor. Tadi Anggita sempat mengirimkan pesan kepada sahabatnya itu, Dian pikir Anggita akan menginap. Namun ternyata tidak, Rama justru mengantar Anggita ke rumah gadis itu. Rama memutar arah motornya, lelaki itu akan kembali ke cafe Denis. Bercengkrama d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN