Penantian Nia pun berakhir. Sosok yang di tunggu-tunggu akhirnya datang, ditandai dengan deru suara mobil di depan rumah. Tepat saat pintu utama terbuka Nia dan Andra bersamaan menolehkan kepalanya, munculah Laras dengan senyum khas yang berbeda dari biasanya. "Hallo sayang, maaf yaa Ami telat. Jadi lama deh nunggunya." ucap Laras dengan tatapan bersalah "Gapapa ko Mi" ucap Nia menenangkan "Ami mandi sebentar yaaa. Nanti kita ngobrol sambil makan malam gimana?" ucap Laras sambil berjalan menuju kamarnya yang berada di sebelah tangga "Buruan ya Miii!! Ga baik buat anak perawan pulang kemaleman." Jerit Andra sambil melirik Nia yang tersenyum sambil menundukkan kepalanya "Iya bayi gede!!!" jawab Laras yang langsung menghilang dari balik pintu Selang 15 menit, Laras sudah bergabung di m

