Tepat satu minggu Nia berada di kediaman Laras. yang tentu saja sangat terasa asing baginya. Dan selama itu juga Andra berusaha keras agar tidak bertemu dengan Nia, yaa apalagi alasannya kalau bukan karena dia belum siap menerima kehadiran Nia di hidupnya sebagai seorang adik. Saat ini sudah cukup baginya tinggal satu atap. Dan sangat menyakitkan saat dia harus memanggil Nia dengan sebutan ADIK. Oh begitu tidak adilnya tuhan padanya, kenapa harus Nia, kenapa harus dia yang berada di posisi ini. Tapi di sisi lain demi menjaga perasaan Ami, Andra rela dengan berat hati menerima Nia di sisinya dengan status baru. Tapi yaa tetap butuh waktu untuk menghilangkan rasa, karena sudah tertanam terlalu dalam rasa sayang terhadap Nia. Sayang bukan sebagai adik tentunya Haruskah Andra merelakan Nia

