Pagi sekali Awan sudah tiba di depan rumah Senja, untuk mengajak gadis itu berangkat ke sekolah bersamanya. Senja membuka pintu rumahnya, punggung seorang dengan tubuh tegap sudah berdiri disana, Senja menarik nafas panjang untuk menguatkan dirinya. "Awan ngapain disini?" Tanyanya. Awan yang mendengar suara yang Sendari pagi ia tunggu pun berbalik badan dan menatap Senja. "Mau jemput cewek cantik lah," jawab Awan mendekat ke arah Senja. "Senja bisa berangkat ke sekolah sendiri." "Kan udah ada gue disini, ngapain berangkat sendiri?" "Enggak, Senja berangkat sendiri aja," Senja mengunci pintu rumahnya, saat hendak melewati Awan, Awan mencekal tangannya. "Segitu fatalnya kesalahan gue ya ja, sampai gak ada kesempatan lagi buat gue? Please ja maafin gue,"lirih Awan. "Senja udah maafin

