Lebay, itulah satu kata yang bisa kalian katakan untuk Awan saat ini. Namun mungkin bila kalian yang berada di posisi Awan saat ini kalian juga akan melakukannya. Awan mengendarai mobil hasil pinjamnya dari panitia perlengkapan dengan kecepatan cukup tinggi menuju rumah sakit dengan hanya dibantu oleh maps yang ada di ponselnya. Sesekali ia menengok ke samping melihat wajah Senja yang terbilang sangat pucat. "Arrghh," Awan menjambak rambutnya sendiri karena merasa marah, ternyata rumah sakit cukup jauh dari lokasi perkemahannya langit juga semakin menggelap. Selang dua puluh menit ahkirya Awan sudah sampai di rumah sakit terdekat, Awan berteriak-teriak saat masuk ke dalam rumah sakit sambil menggendong Senja, hingga seorang perawat mengarahkannya ke ruangan UGD. Setelah Senja masuk ke

