Kaki sang perawat mundur teratur, wajahnya seperti baru saja melihat hantu, tak menyangka lelaki tampan rupawan yang selama ini dilihatnya (dan dipujanya diam-diam, tentu saja) bisa berubah mengerikan seratus delapan puluh derajat. Sora keluar ruangan dengan panik, tersandung berkali-kali oleh kakinya sendiri menjauhi ruangan VIP itu. Padahal perempuan itu terkenal sebagai perawat profesional berwajah tegas dan tenang. *** Di waktu yang sama, berkilo-kilo meter dari rumah sakit tempat Misaki dirawat, suara mesin treadmill dan derap lari cepat memenuhi keheningan apartemen elit nan mewah yang berada di salah satu daerah termahal di Minato*, si pelari lelaki berambut panjang diikat ini, menghadap ke dinding kaca besar yang menampilkan pemandangan langsung Tokyo Tower* di luar sana. Ia mem

