Bab 72 Pria dan Apel Merah

966 Kata

Kaki sang perawat mundur teratur, wajahnya seperti baru saja melihat hantu, tak menyangka lelaki tampan rupawan yang selama ini dilihatnya (dan dipujanya diam-diam, tentu saja) bisa berubah mengerikan seratus delapan puluh derajat. Sora keluar ruangan dengan panik, tersandung berkali-kali oleh kakinya sendiri menjauhi ruangan VIP itu. Padahal perempuan itu terkenal sebagai perawat profesional berwajah tegas dan tenang. *** Di waktu yang sama, berkilo-kilo meter dari rumah sakit tempat Misaki dirawat, suara mesin treadmill dan derap lari cepat memenuhi keheningan apartemen elit nan mewah yang berada di salah satu daerah termahal di Minato*, si pelari lelaki berambut panjang diikat ini, menghadap ke dinding kaca besar yang menampilkan pemandangan langsung Tokyo Tower* di luar sana. Ia mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN