81 - Pembicaraan Keluarga II

2378 Kata

Luna semakin histeris. Ia membayangkan jika ia ikut Gama pulang, Gama akan marah padanya. Gama akan membuatnya ketakutan lagi. Luna menggeleng semakin keras. Ia menarik tangan mamanya untuk mencari pembelaan. “Luna takut. Luna mau di sini aja, Ma. Mas Gama kalo marah serem.” Kakek mengembuskan napasnya. “Jadi kamu benar tidak ada hubungan sama perempuan bernama Camelia itu?” tanya Kakek akhirnya paham situasi. Gama menggeleng. “Nggak ada, Om. Camelia itu cuma masa lalu. Gama hanya menyelesaikan urusan Gama dengan dia. Sekarang Gama udah nggak ada urusan apa apa lagi. Tapi Luna salah paham.” Ujar Gama. “Salah paham apa? Mas Gama itu kelihatan masih cinta sama Tante Mel.” “Saya cintanya sama kamu.” Ujar Gama sekali lagi menegaskan. “Bohong!” Kakek mengembuskan napasnya berat, mul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN