Pertarungan Terakhir

1686 Kata

Semua dilakukan secara cepat dan matang. Hans merogoh kantong dalam kali ini. Tidak ada lagi yang ia pikirkan, kecuali kebahagiaan. Meskipun pada akhirnya, mungkin ia hanya akan ditinggalkan sendirian. Ia menunggu di belakang pintu. Berharap Black membawakan semua pesanan yang telah diminta sebelumnya. Jika keluar ruangan dalam kondisi seperti ini, pastinya akan sulit. Dan Hans sudah merencanakan segalanya. Seraya mengintip sang istri dari kaca pintu besar, Hans mengatur napas. Ia tidak akan mengalah dan menyerah semudah itu. Membawa Hazel pulang, merupakan harga mati baginya. Setelah 45 menit, "Tuan!" sapa Black sembari menyerahkan tas kepada Hans. Dengan sigap, ia ke kamar mandi dan mengganti pakaiannya. Sebenarnya, kedua kaki itu masih gemetar hebat. Tapi, Hans menghitung waktu dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN