Petra pulang ke rumah bersama dengan Shaka. Mereka menunjukkan raut wajah sedihnya di hadapan Mia yang sibuk memilih baju mana yang bagus dipakai dihari pernikahan Shaka dan juga Valery. “Kalian ini kenapa pulang-pulang wajahnya kok begitu.” tanya Mia heran. “Aku baru saja bertemu dengan Sophia. Dia memberikan amplop coklat ini padaku.” ungkap Petra. Mia yang penasaran pun mengambil amplop coklat dan membukanya. Isinya hanya surat pengadilan yang dimana Shaka dan juga Sophia sudah resmi bercerai. Bukannya sedih atau kecewa dengan keputusan Sophia, Mia malah tersenyum dan nampak bahagia. “Bagus dong kalau Shaka sudah berpisah dari perempuan cacat itu. Dia memang tidak layak menjadi pendamping Shaka.” cetus Mia. “Kenapa ya Mami itu tidak tahu malu mengatakan hal itu. Padahal sudah j

