Pintu ruang inap dibuka begitu lebar oleh seseorang. Sophia sampai memiringkan kepalanya dengan harapan jika itu bukan Shaka. Tapi sialnya, yang barusan masuk adalah Shaka dan juga satu pria paruh baya yang datang bersama dengan Shaka. “Pah … .” Tentu saja hal itu langsung membuat mata Sophia hampir saja lepas dari tempatnya. Orang yang barusan di panggil Pah itu tadi ayah Alcand? Seketika itu juga Sophia langsung menatap Alcand dengan kening yang berkerut. Lebih tepatnya menyamakan antara ayah dan anak ini yang terlihat hampir mirip. Dari hidung dan juga bentuk alisnya sama, belum lagi meskipun ayah Alcand sudah tua tapi masih terlihat tampan dan maskulin. Jangan-jangan bapak dan anak lagi adu fashion atau gimana sih, stylenya pun juga hampir sama. Bedanya ayah Alcand lebih dominan

