Episode-52

1649 Kata

Sophia sampai di toko bunga dengan nafas yang tersengal. Dia terus meminta maaf pada ayahnya karena sudah menunggunya cukup lama. Shaka memang membangunkannya pagi ini, tapi Sophia harus bersiap-siap lebih dulu dan menyiapkan bekal sarapan dan juga makan siangnya. Dia tidak sempat sarapan di rumah karena ulah Shaka. Kejadian malam itu membuat Sophia sedikit takut jika berada di dekat Shaka. Jantungnya tidak karu-karuan, dan Sophia rasanya mual jika dekat dengan pria itu. Mau marah, menangis pun tidak ada gunanya. Semuanya sudah terjadi, dan Shaka sudah merenggut sesuatu yang berharga, yang selama ini dijaga oleh Sophia. Memang sih, secara tidak langsung Shaka memberikan dirinya hak sebagai istri. Tapi kan masalahnya jika hal itu dilakukan dalam keadaan dipaksa bukanlah itu termasuk pemer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN