Mengaji adalah hal yang baru pertama kali ia lakukan. Solat? Bagaimana ia solat selama ini? Kalau solat berjamaah, ia tak pernah membaca apapun. Bahkan bacaannya pun tak tahu. Ah tapi setidaknya ia tahu kalau harus mengucapkan takbir: Allahu akbar. Hanya itu. Lalu solat sendirian? Kalau harus berpura-pura solat sendirian pun sama. Tak ada yang ia baca. Ia hanya mengira-ngira kalau harus pindah pergerakan. Jika dipikir-pikir lagi wajar kalau akhirnya hidupnya begini. Tapi ia belum bisa mengira kalau akan sampai begini. Ia belum bisa mengambil hidayah dari apa yang terjadi. Ia masih berada pada tahap awal peralihan untuk kembali. Pagi-pagi ia sudah bangun. Seolah sudah terbiasa dengan suara azan yang memanggil. Biasanya ia hanya duduk, diam, menikmati suara azan tanpa tahu maknanya. Setel

