"Gak akan ada yang bisa lolos kalau sudah masuk ke sini." Perempuan di sebelahnya berkata demikian. Ia jelas langsung berteriak. Tak terima karena malah terjebak seperti ini. Ia memang tak begitu mendengar apa kata orang yang ia bayar sebelum berangkat ke sini. Ia tak tahu karena mereka berbicara dalam bahasa mandarin. Ia tak ambil pusing karena ia mengira orang itu hanya sedang menjelaskan keperluannya untuk pergi jauh dari Indonesia. Bukannya malah terjebak perdagangan manusia seperti ini. Dan bukan tanpa alasan juga kenapa ia bisa terseret ke sini. Ya kan para lelaki pasti melihat bentuk tubuhnya yang aduhai kan? Harga jualnya pasti akan berbeda dibandingkan dengan perempuan-perempuan lain. Apalagi ia dibekali kecantikan yang selama ini sangat ia banggakan. Jadi ya sayang saja kalau di

