Terdengar suara gonggongan Cinderella dalam sangkar. Sekonyong-konyong Greyzia langsung terbangun. Sembari mengucek-ucek kedua mata, Greyzia memicingkan matanya ke arah jam dinding. 02.15 waktu Indonesia bagian barat. Omong-omong, itulah Greyzia. Di tahun sekarang ini, ia mungkin salah satu dari beberapa orang yang tidak cukup banyak, yang masih senang memasang jam di dinding. Saat membeli sebuah jam dinding dari salah satu loka pasar daring, ia bahkan sempat diledek oleh Jason, adik bungsunya. Greyzia teringat kata-kata adiknya tempo lalu. Itu terjadi tahun lalu sebelum resmi berpacaran dengan Firman Tambunan. "Cici ada-ada aja," kata Jason, lalu tertawa terbahak-bahak. "Ada-ada kenapa, sih?" tanya Greyzia mengernyitkan dahi. "Apa ada yang salah sama kebiasaan aku pasang jam dinding

