21. Memaafkan

1913 Kata

*** Setelah cukup lama menenangkan diri, Adrian akhirnya kembali ke dalam rumah sakit. Kali ini, dia akan mengalah. Jika dulu Kania yang selalu sabar dan bisa melunakkan hatinya, lantas kenapa Adrian tidak mampu? Cinta Adrian lebih besar daripada kemarahan yang hanya berujung pada penyesalan. Adrian tidak ingin membuat suasana semakin memanas, membuat Kania semakin marah dan bisa membencinya. Saat Adrian masuk ke dalam ruang inap Kania, dia bisa melihat bagaimana Kania yang masih menangis di atas tempat tidur. Berbasik ke sambing sambil terus terisak. Adrian menghela nafas, kemudian berjalan mendekati Kania. Dia ikut naik ke atas tempat tidur, memeluk Kania dari sambing, mengabaikan perempuan yang kini membelakanginya. "Maafkan, aku. Aku tidak bermaksud melukai hatimu." Kani

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN