Rick membeli apartemen mewah untuk Alana. Ia akan mengurung wanita itu disana hingga merasa bosan. "Tuan, kenapa aku dibawa kemari?" tanya Alana. "Tinggal disini hingga ku izinkan kau pergi." "Apa? Tidak, aku harus pergi sekarang!" protes Alana. Rick menarik Alana untuk masuk kedalam kamar. Ia mengunci pintu kamar itu dan meninggalkan Alana disana. Alana yang panik terus memanggil nama Rick dan menggebrak pintu kamar berkali-kali. Sayang, pintu kamar itu tak terbuka. Dan hanya kesunyian yang Alana dapatkan. Rick sudah pergi menuju kantornya untuk meeting bersama colega. Sampai di kantor, ia sudah rapi dengan setelan jas hitam. Karyawan disana menyapanya dengan ramah, tentu saja Rick membalas sapaan itu. Ia berjalan menuju ruang kantornya yang berada dilantai lima belas mengguna

