Bab 10 — Vika & Alvaro

1632 Kata

Setelah memastikan Ratu tertidur, diam-diam Vika beranjak dari tempat tidur. Vika membuka pintu kamar perlahan sambil menoleh ke arah Ratu, memastikan perempuan itu tidak terbangun. Ratu memang jarang terbangun jika tidur, kecuali jika hendak merasa harus ke kamar mandi. Vika menuju kamarnya Alvaro, atas permintaan lelaki itu. Walau berat, dia terus ayunkan langkahnya menuju kamar lelaki itu. Alvaro tadi bilang, pengen peluk-peluk katanya? Walau di dalam hati bertanya-tanya kenapa lelaki itu ingin memeluknya, Vika tetap mengiyakan saja. Bisa apa memangnya. Menghela napas sejenak, kemudian meraih gagang pintu kamarnya Alvaro. Begitu pintu terbuka, terlihat lelaki itu sedang duduk bersandar di tempat tidur dengan memakai celana selutut dan baju kaos. Alvaro menepuk sisi kosong di sebelahny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN